Minggu, 04 Maret 2012

Cara Mengatasi Lantai Rumah Yang Lembab


Pernah suatu ketika penulis tinggal disebuah rumah di perumaham umum, memamng rumah ini berusia cukup lama sekitar 15’an tahun. Beberapa hari berselang setelah tinggal penulis merasa tidak enak badan (masuk angin), sehari berselang dikuti istri dan kebetulan ibu juga ikut sakit.
Keadaan rumah yang nampak sekali adalah bahwa lantainya lembab, lembabnya ini akan nampak sekali jika kita taruh lembaran plastik (seringya digunakan karpet plastik yang cukup tebal sekitar 0.15mm) maka dibawah plastik tadi akan kelihatan titik-titik air atau bahkan basah. Secara kebetulan penulis menggunakan kasur spon tebal 20 cm yang akan digunakan untuk tidur akan tetapi maklum kita belum punya dipan(ranjang) jadi kasurnya kita taruh langsung diatas karpet plastik (karpet plastik yang biasa tersedia dipasaran adalah meteran dan itu yang penulis maksudkan). Permukaan atas karpet plastik tadi basah dengan tampak titik-titik air, bahkan karena waktu itu cukup lama digunakan untuk tidur bagian bawah kasur spon yang kontak langsung dengan karpet  plastik tadi basah dan nampak sekali seperti baru tersiram air terutama pada bagian kasur yang posisinya tepat dibawah tubuh. Yang masih diingat penulis bahwa tidur sekitar 2 hari pada tempat seperti itu tubuh merasakan seperti masuk angin.
Pembaca sekalian, barang kali membaca tulisan di atas sempat terlintas dibenak anda sekalian bahwa untuk apa cerita seperti itu.......
Baiklah pembaca sekalian kita garis bawahi beberapa point dari dari cerita kita tadi :     
  •      Bahwa lantai rumah yang kita tempati tadi lembab, dan lembabnya lantai ini nampak sekali ketika kita taruh karpet plastik dimana di bagian bawah karpet plastik tadi basah.
  •      Air yang meresap melalui tanah kemudian menembus pelapis lantai(keramik abu-abu), dapat menembus karpet plastik. Hal ini dibuktikan dengan ketika ditaruhnya kasur spon di atas karpet plastik tadi maka pada bagian bawah kasur tadi menjadi basah.     
  •      Penulis tidak mengetahui secara pasti hubungan lembabnya lantai tadi dengan sakit yang diderita penulis....ah barangkai ini bagianya dokter-dokter dan bukan ranahnya penulis membahasnya.
Pembaca yang budiman, lembabnya lantai  inilah yang akan menjadi topik pembahasan kita. Sudah menjadi pengetahuan yang siapa saja pasti tahu bahwa tanah merupakan salah satu tempat berdiamnya air. Dan air  tadi dengan keadaan tertentu dapat keluar ke permukaan tanah dengan wujud tertentu juga. Kenapa kita katakan keluar dengan wujud tertentu......?ya karena air tersebut dapat keluar berubah wujud menjadi uap air, walaupun nanti juga akan berubah kembali menjadi air. Banyak sedikitnya air yang keluar dari tanah ini dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor dari tanah sendiri maupun faktor diluar tanah. Sekarang yang menjadi pertanyaan bagaimana supaya lantai kita tidak menjadi lembab ....? Nah metode yang kami sajikan dibawah ini ibarat pepatah “mencegah lebih baik dari pada mengobati” karna berkaitan dengan pekerjaan sebelum dilakukan pekerjaan lantai. Akan tetapi metode ini juga bisa digunakan untuk perbaikan dan metode  adalah sebagai berikut :
Cara 1: Jangan sekali-kali ketinggian lantai rumah anda lebih rendah dari tanah asli disekitar anda, hal ini tentu saja memungkinkan lantai rumah  anda lembab menjadi besar. Disamping itu juga jika sampai ada air yang melimpah cukup banyak maka rumah anda akantergenangi dengan air bahkan air disekitar rumah anada dapat meresap dan kemudian mengenanggi rumah anda.
Cara 2: Sebelum melakukan pekerjan lantai keramik maka harus didahului urugan pasir sebelum melakukan pekerjaan pelapis lantai (bisa juga kita sebut sebelum memasang lantai keramik). Spesifikasi urugan pasir di bawah lantai ini sudah menjadi spesifikasi teknis dalam pekerjaan-pekerjaan konstruksi pada umumnya. Yang menjadi pertanyaan sekarang berapa cm tebal urugan pasir tadi? Dalam spesifikasi teknik pekerjaan kontrusksi sering disebutkan 10 cm (barang kali juga ada literatur yang menyebutkan kurang atau lebih dari 10cm). Yang penulis ketahui semakin tebal urugan pasir bawah lantai maka kemungkinan lantai anda lembab adalah kecil yang artinya bahwa lantai anda akan menjadi kering dan tidak lembab.
Selain mengatasi lembabnya lantai, urugan pasir bawah lantai ini juga untuk memudahkan meratakan permukaan pasangan lantai keramik. Yang dengan urugan pasir pengaturan kerataan (orang jawa menyebutnyan  level atau water pas) menjadi lebih mudah.
Cara 3 : Seringkali dan bahkan mejadi keharusan ketinggian rumah anda dibuat lebih  tinggi dari tanah disekitarnya, nah cara untuk meninggikan permukaan lantai rumah anda dengan cara mengurug atau menimbun. Pembaca yang budiman yang menjadi perhatian kita adalah urugan peninggian lantai ini. Lakukan urugan peniggian tanah anda dengan menggunakan pasir atau menggunakan sirtu (pasir batu). Barang kali menjadi  pertanyaan bagi anda, kalau kita gunakan urugan peninggian lantai menggunakan pasir akan menjadi mahal karena harga pasir yang mahal. Ya…ya… jika memang pasir mahal maka dapat anda gunakan pasir dengan kualitas yang jelek (pasir pantai, atau pasir campuran) asal masih pasir. Solusi mengatasi mahalnya pasir adalah dengan menggunakan sirtu (campuran pasir batu), secara alami memang komposisi sirtu didapat dari hasil penambangan akan tetapi sirtu juga banyak  terdapat dari sisa ayakan dari penambangan pasir, yang ini menjadikan harga sirtu lebih murah (akan tetapi mungkin sekali didapatkan disebuah daerah bahwa harga sirtu lebih mahal dari pasir). Jika cara ini juga masih mahal maka gunakanlah cara 2 yaitu urugan tetap dilakukan dengan tanah akan tetapi lapisan paling atas dari urugan tersebut menggunakan pasir, sesuai dengan kemampuan anda akan tetapi menurut penulis tebal minimal 10cm.  
Sekedar sebuah cerita bahwa penulis pernah diminta bantuanya untuk merencanakan dan melaksanakan pembuatan masjid disebuah pondok pesantren, berlokasi ditempat yang indah, didaerah pegunungan dan masih berada ditengah-tengah persawahan. Pembaca yang patut kita perhatikan ditengah-tengah areal persawahan, arel persawahan yang biasanya senantisa digenangi air maka kemungkinan terjadi lembab pada lantai sangat besar. Dua gedung pernah kita buat yang pertama masjid dan yang kedua adalah asrama santri, keduanya dilaksanakan dengan selang waktu yang cukup lama. Pembaca, masjid yang kita buat peninggian lantainya kita urug menggunakan sirtu (pasir batu) dan asrama santri peninggian lantainya kita urug mengunakan tanah disekitr lokasi pekerjaan yang merupakan tanah bekas sawah. Ternyata keduanya beda pembaca, masjid yang kita urug menggunakan pasir bercampur batu (sirtu) Alhamdulillah  lantai tidak lembab dan ketika malam cenderung hangat (padahal terletak didaerah yang dingin) setidaknya dibandingkan dengan bangunan lain yang diurug menggunakan tanah disekitar lokasi pondok lantai masjid lebih hangat. Sedangkan bangunan asrma santri yang peningian lantainya menggunakan tanah disekitar lokasi pekerjaan (tanah sawah) lantainya lembab dimana jika ditaruh karpet plastik maka dibagian bawah permukaan karpet menjadi penuh air. Ternyata seperti cerita penulis diatas maka kesimpulan dari cerita ini bawah penggunaan urugan pasir batu (sirtu)  menghasilkan lantai yang tidak lembab.
Hal-hal yang masih menjadi pertanyaan dalam benak penulis ……?
Bahwa dalam beberapa tulisan, ditulisakan cara mengatasi lantai yang lembab adalah melapisi plastik sebelum melakukan pekerjaan keramik . Dari pengalaman penulis yang telah dituliskan di atas dapat diketahui, bahkan karpet plastik pun yang lebih tebal dari plastik dapat ditembus oleh air. Lha bagaimana dengan plastik lembaran yang lebih tipis. Maaf penulis masih belum punya pengalaman dengan metode menggunakan lembaran plastik, tanpa menafikan metode menggunakan lembaran plastik, penulis hanya mengetahui dan pernah  melakuakan dengan cara yang penulis uraikan di atas.
Semoga bermanfaat

Rabu, 29 Februari 2012

Mengatasi Kebocoran Kamar Mandi di Dak Lantai Beton

Alkisah suatu saat pernah mengerjakan kamar mandi pada sebuah gedung berlantai 05, tentu saja tidak bekerja sendiri akan tetapi bekerja dengan team. Suatu saat ketika dalam sebuah percakapan dengan user dari gedung tersebut, sang user mengemukakan pernyataan sebagai berikut :
  • Pipa air kotor dan air bekas yang nantinya akan menembus lantai tidak boleh menggunakan pipa PVC ?
  • Bagaimana cara solusi mencegah kebocoran kamar mandi atau mengatasi kebocoran dikamar mandi  dibangunan bertingkat dari beton?
Pembaca yang budiman sedikit kita jelaskan pertanyaan dari pada pengguna (user) gedung tersebut dan nantinya kita paparkan solusi mengatasi kebocoran pada plat lantai beton pada gedung bertingkat terutama dikamar mandi. Perlu diingat bahwa kamar mandi pada bangunan bertingkat merupakan satu diantar sumber air yang bisa menyebabkan terjadinya kebocoran air pada lantai di bawahnya, kamar mandi ini dapat anda bayangkan jika terjadi kebocoran akan menyuplai air pada area bocor dengan waktu yang cukup lama apalagi jika kamar mandi anda menggunakan bak air maka dia dapat menjadi sumber kebocoran selama 24 jam. Nah pembaca, yang menjadikan kita lebih tidak suka lagi jika terjadi kebocoran yang bersumber dari kamar mandi adalah bahwa tempat yang bernama kamar mandi ini adalah sumber dari sumber kekotoran, ya walapun kotoran itu berasal dari diri kita atau bahkan dari keluarga kita, akan tetapi tentu saja pasti kita tidak mau mendapatkan hadiah kebocoran dari kamar mandi apa lagi jika kebocoran itu pada tempat-tempat yang sangat penting misalnya ruang makan atau ruang keluarga. Bayangkan jika anda sedang asik berkumpul dengan keluarga atau sedang asik makan bersama kelauarga tetapi anda dibayang-bayangi dari atas anda akan tetesan bocoran dari kamar mandi dilantai atas, yang menjadi masalah bukan  hanya tetesan air akan tetapi karna tetesan air itu selain kotor juga biasanya punya bau yang sangat menggangu hidung kita.

Pada pertanyan pertama, pipa yang menembus dak beton tidak boleh menggunakan pipa PVC. Sebenarnya ini tidaklah menjadi masalah jika instalasi pipa air kotor kamar mandi kita menggunakan GIP (biasanya orang menyebut pipa PDAM atau orang jowo menyebutnya pipo ledeng atau juga disebut pipa besi), akan tetapi karna instalasi air kotor kamar mandi kita menggunakan pipa PVC maka harus menyambungya dari pipa besi ke pipa PVC. Pembaca, pernyataan user ini sangat beralasan karna sang user mempunyai bangunan atau gedung yang sudah berusia kira-kira diatas 20 tahun, nah gedung tersebut banyak masalah terutama di hubungan antara dak beton dengan pipi PVC (bukan hanya dikamar mandi). Diceritakan bahwa awalnya pertama kali gedung digunakan sedikit sekali masalah tersebut, akan tetapi seiring dengan makin tuanya usia bangunan maka masalah itu timbul dan menurut user gedung tadi bahwa masalah itu timbul karna pipa yang tertanam dengan dak lantai beton itu menggunakan pipa PVC. Pada poin pertama ini selain pertanyan juga merupakan salah satu akar masalah tentang kenapa terkadang terjadi kebocoran dari kamar mandi dilantai atas, yang mana itu terjadi setelah beberapa waktu .
Nah pertanyaan kedua ini yang sulit dan barang kali anda tunggu-tunggu.
Baiklah pembaca sekalian kita lanjutkan cerita kita, dari dua pertanyaan tadi dan keterangan pertanyaan yang telah kami tuliskan dapat disimpulkan “bagaimana mencegah kebocoran pada dak lantai beton yang biasanya terjadi setelah lama bangunan itu lama berdiri”. Setelah bertukar pikiran dengan user maka pada akhirnya kita sepakati beberapa langkah yang akan kita tempuh, adapun langkah-langkah ini adalah sebagai berikut :
1. Langkah yang paling penting dalam mengatasi kebocoran ini adalah kualitas dari beton sendiri. Dimana kualitas beton yang harus anda perhatikan adalah keenceran (bahasa mudahnya adalah banyak air untuk campuran beton) dimana semakin encer beton anda walapun mudah dikerjakan akan tetapi kualitas beton hasil pengenceran dengan air yang banyak kurang baik. Yang tentu saja jika beton anda kualitasnya buruk maka kemungkinan terjadi kebocoran semakin tinggi.  Nah solusinya gunakan air hanya sekedar beton anda dapat dikerjakan artinya jangan terlalu encer juga jangan terlalu kental. Yang kedua ketika pengecoran terutama ketika pemadatan harus benar- benar padat. (sepertinya bab beton ini pernah kami tuliskan pada posting-posting sebelum ini, barang kali kalau anda punya waktu dapat dibaca dech pada posting sebelum ini)
2. Yang kedua ini juga tidak kalah pentingya, setelah beton anda dikerjakan dengan baik maka sparing (apa itu sparing nanti kita beri gambar deh, sabar ya) harus baik juga. Dan model sparing itu adalah sebagai berikut lihat gambar 49.1 dan gambar 49.2



Gambar 49.1 Detail Sparing Pipa



Gambar 49.2 Prespektif Detail Sparing Pipa

Nah pembaca sekalian ini jawaban tentang tidak bolehnya pipa yang menebus dak beton menggunakan pipa pvc, jawabanya adalah kita ganti dengan GIP (galvanize iron pipe / pipa besi galvanis / pipa pdam). Kata user gedung tadi, bahwa pipa besilah yang paling baik lekatanya dengan beton setelah pipa tersebut tertanam di beton dalam waktu yang sangat lama dan penulis sendiri saksikan bahwa gedung yang bahkan berusia lebih lama dari gedung yang user tadi ungkapkan, koneksi antara pipa yang menembus beton masih sangat baik walapu usia sudah berkisar 30 tahun kamar mandi masih berfungsi dengan baik tanpa terjadi kebocoran. Perlu diketahui pembaca sekalian bahwa pipa yang menembus dak lantai beton gedung tadi menggunakan pipa besi.
Pembaca yang kami hormati, lihatlah sayap yang ada diseparing pipa tersebut (lihat gambar  49.2 berwarna merah). Barang kali agak aneh ya bentuknya……….tetapi tidak apalah lupakan bentuk yang aneh yang penting tidak bocor. Sayap dari pipa tadi berfungsi  memperpanjang lintasan air yang melintasi pipa sparing tersebut untuk menembus dak beton. Nah pembaca sekalian semakin panjang lintasan tersebut maka kemungkinan bocor lebih kecil, kenapa bisa terjadi seperti itu……? Ya, jawabanya adalah karna lintasan kebocoran air semakin panjang, maka kemungkinan air dihambat oleh dak beton semakin besar  yang denganya sebab tadi kebocoran pada dak beton tersebut dicegah. Sebagai pendekatan pemahaman bahwa ketika anda menempuh perjalanan semakin panjang jarak yang anda tempuh maka kemungkinan hambatan yang terjadi semakin besar, maka semakin besar hambatan yang ada maka semakin kecil air itu menembus dak beton, demikian juga dengan air yang akan menembus celah dak beton tadi kita panjangkan lintasanya dengan harapan dia tidak sampai tujuanya menembus dak lantai beton anda. Nah hal ini juga berlaku juga pada kabel listrik dimana hambatanya sebanding dengan panjang kabel (artinya semakin panjang kabel maka hambatan yang terjadi semakin besar) nak jika hambatan besar maka listrik yang dihantar tadi kalaulah tidak terkurangi jumlahnya maka listrik tersebut tidak terhantar sama sekali pada tujuanya(benar ngak ya……….?aah, setidaknya itu pelajaran yang kita dapatkan dulu waktu SMP maaf bukan kompentensinya dibidang listrik mohon pencerahan kalau salah tentang analogi kabel tadi). Agak lupa nih…………Kalau ngak salah dimeja perkuliahan dulu (mata kuliah mekanika tanah) juga pernah dipelajari untuk mengatasi kebocoran (bukan pipa lho tapi bendung pada saluran irigasi atau semacamnya), maka flow net air tadi kita perpanjang.

Pembaca semoga tidak jenuh membaca tulisan ini, hal yang penting lagi dalam pemasangan sparing pipa ini adalah pemadatan beton dibawah sayap, anda yakinkan benar-benar padat karena jika tidak padat maka fungsi dari memperpanjang lintasan kebocoaran air dengan cara ini tidak lah berlaku. Tapi jangan kawatir pembaca pemadatan mudah kok.

3. Pembaca sekalian masih ada cara untuk mencegah kebocoran dan ini sudah biasa dilakukan oleh banyak orang yaitu dengan melapisi dak lantai beton anda dengan pelapis kedap air (biasanya orang menyebut aqua proof juga sering sekali disebut waterproofing). Beberapa tipe water proofing tersedia di pasaran dan hal yang terpenting dalam pengunaan water proofing adalah tipe water proofing (maaf bukan merk). Saran penulis adalah pilihlah water proofing yang digunakan untuk kolam atau sesuatu yang terendam air dalam waktu yang lama. Lho apa bedanya dengan water proofing yang biasa digunakan untuk atap atau genteng……….?bedanya adalah karakteristik dari air yang dilayani berbeda lah, kalau atap atau genteng biasanya air yang melimpah padanya adalah dari air hujan dimana sangat jarang hujan berlangsung lebih dari setengah hari atau lebih lama dari itu.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketika proses pelaksanaan pekerjaan waterproofing, pekerjaan waterproofing prinsip paling mendasar adalah dilakukan merata pada semua permukaan dak beton. Dan lakukan pekerjaan pelapisan waterproofing lebih dari satu lapis. Pembaca sebelum anda melakukan pekerjaan water proofing permukann yang akan diwaterproofing harus benar-benar bersih terutama dari minyak dan kotoran organik.
Sudah barang tentu jika anda membeli produk waterproofing disana terdapat petunjuk cara penggunaanya, maka anda tinggal mengikuti saja karena beda produk terkadang cara penggunaanya berbeda akan tetapi hal-hal yang rumahdangriya tadi sebutkan hal yang paling mendasar jika anda melakukan pekerjaan waterproofing.

Mungkin pembaca sekalian bertanya, terus bagaimana hasilnya dari penggunaan cara-cara tadi. Pembaca, cara tadi telah digunakan pada tiga gedung yang berbeda masing-masingnya berlantai 5 dan 6 dan alhamdulillah hasilnya setelah berlalu beberapa tahun ( ada yang sudah berumur 10, 5 dan 4 tahun) belum terjadi masalah kebocoran pada kamar mandi.
Pada metode tadi kita sebutkan 3 metode utama yang sebenarnya masing-masing cara berdiri sendiri, artinya jika cara yang pertama sudah dilakukan dengan baik dan benar maka kemungkinan besar kebocoran tidak terjadi.  3 metode tadi ibarat sebuah rencana a, rencana b dan rencana c. Jika rencana a gagal maka masih ada rencana b dan seterusnya. Namun ibarat pepatah "mencegah lebih baik dari pada mengobati" bukan hanya lebih baik tentu saja lebih murah juga, karna perlu diketahui jika sampai terjadi kebocoran akan sangat mahal dibandingkan dengan membuat metode-metode tadi.
Penulis ucapkan terimakasih karena metode ini diciptakan oleh seorang sarjana teknik sipil UGM angkatan 80'an Ir. Rakim Ihtiarso, penulis telah banyak mengambil ilmu yang barang kali merupakan bagian kecil ilmu yang ada. Barangkali setelah terbentang waktu dan jarak yang panjang, lewat sedikit tulisan ini dapat menyambung tali komunikasi yang pernah ada. Terima kasih pak. Penulis barang kali hanya menuliskan apa yang diketahui saja, boleh jadi ada yang tidak kasat mata dari pengetahuan yang luput. Pembaca, berarti metode ini bukan karya penulis, metode ini sepenuhnya haknya sang penciptanya.....

Semoga bermanfaat




Sabtu, 31 Desember 2011

MEMBUAT RUMAH DI LAHAN MIRING


Al kisah beberapa waktu yang lalu diminta bantuan untuk merencanakan rumah sederhana, ingat pembaca sekalian rumah sederhana lho bukan rumah mewah. Walaupun rumah sederhana akan tetapi barang kali ada beberapa poin yang perlu digaris bawahi dan dijadikan pengalaman.
Baiklah pembaca sekalian lahan miring yang dimaksud bukalah miring secara vertical artinya tanah dengan perbadaan tinggi yang berbeda tapi yang dimaksud miring adalah dalam hal ini adalah tanah dengan bentuk tidak simetris boleh juga dikatakan tanah dengan bentuk tidak kotak lebih tepatnya lahan dengan bentuk trapezium. Nah tema kita pada tulisan kali ini berarti membuat rumah dilahan dengan bentuk tidak teratur.
Seberapa tidak teraturnya akan kita lihat denah lahan tempat didirikan rumah (lihat gambar49.1)
 Gambar 49.1 Denah Lahan Tempat Didirikan Rumah
Nah pembaca bentuk lahan kita ternyata trapezium.
Kita batasi hanya 3 hal yang dapat kita lakukan dengan lahan tersebut (walaupun tentu saja banyak hal yag bisa kita lakukan dengan bentuk lahan seperti di atas) :
1.Rumah kita dirikan dengan bentuk sesuai dengan lahan yang ada, berarti rumah kita berbetuk terapisum dengan menghabiskan lahan yang ada. Tanpa memperhatikan fasade atau perwajahan rumah anda dari depan maka ada beberapa hal yang patut anda pertimbangkan.
Beberapa hal yang bisa menjadi catataan:
1a.Dengan bentuk bagian depan yang miring tentu saja sulit dihasilkan tempak depan wajah dari rumah anda yang baik, alasanya sangat sederhana karena bagain depan memang sudah miring. Dari bentuk yang miring tadi akan menjadikan tampak depan wajah rumah anda yang miring juga.
1b.Dengan bentuk dasar rumah yang miring maka kensekwesninya juga akan dihasilkan atap yang miring juga. Atap yang miring selain tidak sedap dipandang mata pelaksanaan pembuatan atap sendiri juga sulit apa lagi jika penutup atap anda dari bahan genteng
1c.Lihat bagian depan yang berbentuk segi tiga, dengan bentuk bagian seperti itu seandainya didirikan rumah dengan bentuk seperti itu pun kemanfaatan ruanganya juga tidak optimal ….kenapa? ya karena dengan bentuk tersebut dihasilkan ruangan dengan sudut lancip(kurang dari 90 derajat) dan sempit pada ujung sudut lancip tersebut.
1d.Kebersihan ruangan yang sulit terjaga karena sudut lancip ruangan yang tidak dapat dijangkau alat kebersihan
1e.Pelaksanaan pekerjaanpadabagian sudut lancip itu tentusaja jadi sulit

2.Mendirikan rumah dengan betuk bujur sangkar, dengan bagian depan lurus sebagaimana garis putus-putus pada gambar 49.1
Beberapa hal yang bisa menjadi catataan: 
2a. Dengan bentuk bujur sangkar ini anda akan mudah membentuk tampak depan sesuai dengan keingginan anda dengan itu berarti keindahan wajah rumah anda dapat anda ciptakan dengan muadah
2b.Hanya saja dengan meluruskan area rencana rumah anda sesui dengan garis putus-putus sesuai dengan gambar 49.1 maka luar are arumah anda jadi berkurang

3.Mendirikan rumah dengan bentuk sebagaimana gambar 49.2
 Gambar49.2 Denah Rencana Pendirian Rumah 
Beberapa hal yang bisa menjadi catataan: 
3a.Tujuan utama dari pendirian rumah dengan rencana tata ruang seperti gambar 49.2 adalah untuk mengoptimalkan luas ruangan yang didapat.
3b.Lihat gambar 49.2 bagian depan, akan anda temukan bagian depan rumah yang seakan-akan terbagi menjadi tiga(kamar utaman, ruang tamu dan kamar tamu3x3). Nah tiga ruangan yang disebut tadi menjadi tidak rata, karena menyesuaikan dengan bagian depan lahan yang miring. Nah solusi dari bagian depan yang tidak rata tadi adalah atap seakan-akan dibagi menjadi 3 bagian. Lihat gambar 49.3,  gambar 49.4 dan gambar 49.5. Pada gambar 49.5 nampak sekali bahwa atap rumah tadi terdiri dari 3 bagian dengan masing-masing puncaknya juga tidak terdapat satu garis. Walaupun ada tiga macam atap dengan posisi dan ketingian yang beda-beda akan tetapi jika dilihat lewat bagian depan ketidak samaan atap tadi tidaklah Nampak lihat gambar 49.3 dan akan Nampak sekali pada gambar 49.4.
 Gambar 49.3 Prespektif Rumah 1

 Gambar 49.4 Prespektif Rumah 2

Gambar 49.4 Prespektif Rumah 3
3d. Keuntungan lain dari pemodelan rumah dengan tiga macam atap seperti di atas adalah pelaksanaan pekerjaan yang mudah, hal ini dikarenakan tiga bagian utama dari atap tadi ditumpu oleh 3 buah gunungan (bentuk segitiga dari pasangan bata) yang tentusaja dengan seperti itu tidak memerlukan kuda-kuda dari kayu maka berate hanya perlu gording, usuk dan reng saja sebagi rangka atap.

Catatan rumahdangriya:
Pembaca yang budiman, pada posting kali ini kita tidak membahas tata ruang, fungsi, maupun tampak dari bangunan itu sendiri. Yang menjadi pokok bahasan kita adalah pembuatan rumah pada lahan yang tidak simetris atau berbentuk trapezium, adapun tampak perwajahan dari rumah anda dapat anada sesuiakan dengan model yang anda kehedaki. Saya yakin anda dapat menciptaka bentuk yang lebih indah dari pada ilustrasi pada gambar kami di atas. Ini juga meruapak salah satu saja diantara metode mendirikan rumah dilahan yang berbentuk tidak simetris hanya saja semoga tulisan ini menjadikan inspirasi bagi anda atau siapa saja untuk mejadikan rumah anda sebagai surga bagia anda dan keluarga anda.
Sekedar berbagi pengalaman saja.Semoga bermanfaat………………………………



Jumat, 09 Desember 2011

Menghitung Biaya Plesteran Dinding


Setelah anda mengetahui bagaimana mengoptimalkan pekerjaan plasteran (lihat posting sebelunya) maka selanjutnya akan kita uraikan BAGAIMANA CARA MENGHITUNG PLASTERAN, dengan bahas yang sering kita jumpai ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN PELESTERAN. Dalam tulisan kali ini tidak akan kitra uraikan seluruh ragam pelesteran, seperti biasa  hanya akan kami uraikan cara menghitungya. Analisa harga satuan ini kita ambil dari BSN dengan no SNI 2837:2008 dan ini merupakan revisi dari SNI tentang plasteran sebelumnya. Mau mengunduh SNI nya klik disini
Tentu saja jika ada membaca lengkap dulu seluruh isi dari SNI ini tentu akan anda dapatkan banyak info , diantaranya adalah info ruang lingkup, acuan normativ,  istilah dan definisi, singkatan istilah, persyaratan.



Nah pembaca sekalian, dalam SNI 2837:2008 ini terdapat banyak macam variasi pelesteran yang tentu saja pengunaan sesuai dengan kebutuhanya, dan ragam plesteran tersebut adalah sebagai berikut :
1.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:1PP, tebal 15mm
2.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:2PP, tebal 15mm
3.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:3PP, tebal 15mm
4.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:4PP, tebal 15mm
5.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:1PP, tebal 15mm
6.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:5PP, tebal 15mm
7.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:6PP, tebal 15mm
8.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:7PP, tebal 15mm
9.       Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:8PP, tebal 15mm
10.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:1/2kp:3PP, tebal 15mm
11.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:2KP:8PP, tebal 15mm
12.   Membuat 1 m2 plesteran 1 SM:1KP:1PP, tebal 15mm
13.   Membuat 1 m2 plesteran 1 SM:1KP:2PP, tebal 15mm
14.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:2PP, tebal 20mm
15.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:3PP, tebal 20mm
16.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:4PP, tebal 20mm
17.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:5PP, tebal 20mm
18.   Membuat 1 m2 plesteran 1 PC:6PP, tebal 20mm
19.   Membuat 1 m2 plesteran 1 SM:1KP:2PP, tebal 20mm
20.   Membuat 1 m2 berapen 1 PC:5PP, tebal 15mm
21.   Membuat 1 m2 plesteran skoning 1 PC:2PP, lebar 10 mm
22.   Membuat 1 m2 plesteran granit 1 PC:2 granit, tebal 10mm
23.   Membuat 1 m2 plesteran teraso, 1 PC:2 batu teraso, tebal 10mm
24.   Membuat 1 m2 plesteran ciprat, 1 PC:2PP
25.   Membuat 1 m2 finishing siar pasangan dinding bata merah (=20m’)
26.   Membuat 1 m2 finishing siar pasangan dinding conblock ekspose (=8m’)
27.   Membuat 1 m2 finishing siar pasangan siar pasangan batu kali adukan 1PC:2PP
28.   Membuat 1 m2 acian

Keterangan instilah dan definisi :



Pembaca sekalian sekarang saatnya kita sajikan bagaimana cara menghitung biaya pelesteran, kita ambil contoh perhitungan dengan perbandingan campuran 1 PC:2kp:8PP dengan ketebalan pelesteran  rencana 15mm (poin nomor 11 pada pembagian jenis pelesteran di atas). Barang kali anda sekalian bertanya kenapa kita pilih perbandingan tersebut, jawabanya adalah di sebagian besar tempat kita (di jawa ) komposisi pemlesteran dinding dengan perbandingan 1 PC:1/2kp:3PP tebal 15mm adalah yang paling sangat sering digunakan oleh tukang. Lha mungkin anda juga bertanya bagaimana kwalitas komposisi campuran pelesteran ini, jawabanya adalah SNI mencamtumkan dalam salah satu komposisi campuran sesuai Standar Nasional Indonesia.
Dan cara menghitungnya adalah sebagai berikut :
Kebutuhan
Indeks
Satuan
Harga Satuan
Jumlah
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)=(2)*(4)
Bahan
PC (semen)
3,000
Kg
Rp      1.050
Rp     3.150
KP (Kapur padam)
0,005
m³
Rp  120.000
Rp         600
PP(Pasir Pasang)
0,020
m³
Rp  120.000
Rp     2.400
Tenaga kerja
Pekerja
0,360
oh
Rp    42.500
Rp   15.300
Tukang batu
0,120
oh
Rp    52.500
Rp     6.300
Kepala tukang
0,012
oh
Rp    55.000
Rp         660
Mandor
0,018
oh
Rp    60.000
Rp     1.080
Sumber SNI 2837:2008
Harga satuan
Rp   29.490
Gambar 48.1 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Pelesteran 1 PC:2kp:8PP, tebal 15mm
Keterangan gambar 48.1
Kolom dengan nomor(1), (2), (3) adalah kolom yang berasal dari SNI 2837:2008
Kolom nomor (4) denagan nama HARGA SATUAN merupakan kolom harga satuan material di daerah dimana anda akan membeli bahan atau mendatangkan tukang. Kolom ini berisikan berapa harga semen 1kg (1zak)?, berapa harga kapur (gamping:jawa) dalam satu kubik, berapa harga pasir dalam satu kubik?, berapa anda membayar seorang tukang batu dalam 1 hari? Dll. Pembaca sekalian, faktor yang paling mempengaruhi harga satuan ini adalah kolom nomor (4) ini
Nah kalau kolom(5) ini adalah perkalian antara indeks tenaga dan bahan (3) dengan harga satuan (4)
Dan Harga satuan pekerjaan ini didapatkan dari penjumlahan kolom (5)

Pekerjaan aci  1m1


Kebutuhan
Indeks
Satuan
Harga
Jumlah
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)=(2)*(4)
Bahan
Semen
3,25
Kg
Rp      1.050
Rp     3.413
Tenaga kerja
Pekerja
0,2
Oh
Rp    42.500
Rp     8.500
Tukang batu
0,1
Oh
Rp    52.500
Rp     5.250
Kepala tukang
0,01
Oh
Rp    55.000
Rp         550
Mandor
0,01
Oh
Rp    60.000
Rp         600
Sumber SNI 2837:2008
Harga satuan
Rp   18.313
Gambar 48.2 Analisa Harga Satuan Pekerjaan ACI tiap m2
Keterangan gambar 48.2
Kolom dengan nomor(1), (2), (3) adalah kolom yang berasal dari SNI 2837:2008
Kolom nomor (4) denagan nama HARGA SATUAN merupakan kolom harga satuan material di daerah dimana anda akan membeli bahan atau mendatangkan tukang.
Nah kalau kolom(5) ini adalah perkalian antara indeks tenaga dan bahan (3) dengan harga satuan (4)
Dan Harga Satuan Pekerjaan ini didapatkan dari penjumlahan kolom (5)


Harga satuan yang ada didaerah anda bisa saja lebih rendah dari yang tercantum di Gambar 48.1 dan di gambar 48.2


Pembaca sekalian, perhatian kita masih tetap pada Gambar 48.1 dan 48.2, dari table tersebut dapat kita peroleh beberapa informasi yang berkaitan dengan kedua pekerjaan tersebut :

  • Perhitungan bahan pekerjaan
  1. Dalam melakukan pekerjaan 1m2 ketebalan 15mm dengan perbandingan campuran bahan 1PC:2KP:8PP membutuhkan bahan 3 Kg semen, 0.005m3 Kapur pasang, 0.02 m3 pasir pasang. Nah kalau sudah tahu kebutuhan bahan tiap m2 sekarang tinggal hitung saja berapa luas pekerjan pelesteran rumah anda dan tinggal dikalikan saja.
  2. Trus bagaimana dengan kebutuhan bahan untuk pekerjaan acian, saya yakin anda sudah mengetahuinya kalau mengaci dihutuhkan bahan 3.25 Kg semen.
  • Perhitungan tanaga pekerjaan
Sekarang saya yakin anda sudah bisa menghitung biaya pekerjaannya kan?tinggal jumlah saja kolom lima kok, tapi pada baris tenaga saja ya, yang bahan tidak usah.


Coba perhatikan perhitungan di bawah ini


Kebutuhan
Indeks
Satuan
hitungan
Produksi
Tiap Hari
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)=1/(2)

Tukang batu
0,120
oh
1 / 0,120
8,33
Sumber SNI 2837:2008
Gambar 48.3 Perhitungan Produktifitas Tukang Pelester Dalam 1 Hari

  1. Dari tabel tadi didapatkan hasil bahwa produktifitas tukang plester dinding sesuai SNI adalah 8.33m2 dalam satu hari bekerja, di mana sesuai dengan SNI bahwa jam bekerja efektif tukang dalam 1 hari adalah 5jam. NaH sekarang masih tertingal pertanyan  lha kenapa kok pekerja, kepala tukang dan mandor tidak dihitung?ya jawabanya dalam pekerjaan pelester dinding pekerjaan utama dilakukan oleh tukang sedangkan yang lain sifatnya penunjang, tentu saja pekerjaan tersebut tidak akan terwujud jika tanpa pembantu pekerjaan atau pekerja.

  • KOMPOSISI PEKERJA DALAM PELAKSANAAN PEKERJAAN PELESTERAN
Komposisi atau perbandingan antara tukang dan pekerja adalah 0,12:0,36 atau 1:3 artinya seorang tukang batu bekerja melaksanakan pekerjaan pelesteran dibantu 3 pekerja. Pembaca ini adalah perbandingan yang baik jika anda melaksankan pekerjaan pelesteran.

Pembaca sekalian dibawah ini adalah tabel pekerjaan acian

Kebutuhan
Indeks
Satuan
Hitungan
Produksi tiap hari
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)=1/(2)

Tukang batu
0,1
Oh
1/0.1
10
Sumber SNI 2837:2008

Gambar 48.4 Perhitungan Produktifitas Tukang Pelester Dalam 1 Hari


Kesimpulan dari tabel tersebut adalah :
  1. Dalam melakukan pekerjaan acian tiap meter diperlukan bahan semen 3.25 kg.
  2. Dalam sehari seorang tukang batu bisa membuat 10 m’
  3. Perbandingan antara tukang dan tenaga adalah 2:1
  4. Nah kalau cara menghitungnya anda pasti sudah bisa, tinggal nyonteksaja kan.
Semoga bermanfaat

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger